Belum Maksimalnya Program Transmigrasi di Sumatera Selatan
Hingga saat ini program transmigrasi di Sumatera Selatan tidak berjalan maksimal. Karena masih ada transmigran yang tidak memiliki lahan untuk bercocok tanam. Demikian ditegaskan aktivis LSM dari Aliansi Rakyat Transmigrasi Ogan Ilir-Miftahul Firdaus. Menurut Miftahul, kondisi tersebut dialami oleh ratusan warga dari warga Rambutan Kabupaten Ogan Ilir. Padahal menurut Miftahul, berdasarkan perjanjian pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, bahwa masyarakat transmigrasi harus diberikan lahan untuk bercocok tanam, rumah dan fasilitas untuk jaminan hidup. Namun selama enam tahun mendiami kawasan itu warga dari pulau Jawa ini belum mendapatkan haknya tersebut. Sehubungan dengan hal itu, Gubernur Sumatera Selatan – Alex Noerdin menjanjikan, akan menyelesaikan masalah ini dalam waktu dua bulan. Hingga kini masih ada 450 hektar lahan yang masih menunggu persetujuan dari kementerian kehutanan untuk diberikan kepada para transmigran.



You have to be logged in to post comments